Business Model Apple

Apple sebagai salah satu perusahaan paling inovatif di dunia memang memberi warna tersendiri di dunia teknologi. Maka dari itu, kami tertarik untuk menelaah dan menganalisis lebih jauh tentang gambaran business model yang Apple lakukan selama ini.

Business Model Apple Inc.

Core Capabilities

Dari hasil pengamatan kami, Apple memiliki tiga core capabilities, yaitu Leadership, Customer Insight, dan Innovative Design. Kepemimpinan dari Steve Jobs sudah tidak diragukan lagi, hampir bisa dibilang jantung dari inovasi Apple merupakan hasil dari management yang bisa menggabungkan sisi kreatif dan inovasi yang mampu berjalan berdampingan. Perkembangan Apple juga tidak pernah lepas dari customer insight yang dimana Apple selalu berusaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dari para customernya. Serta mencari celah dengan memberikan fitur-fitur yang mudah digunakan jika dibandingkan dengan para competitornya. Hal ini juga yang jelas membuat design Apple selalu memiliki signature dan style nya tersendiri.

Value Proposition

Innovative dan Sophisticated Design merupakan value yang ditawarkan oleh Apple. Apple selalu mencoba untuk memprovide para customernya dengan kedua hal ini. Fitur yang selalu baru, design yang modern dan elegan, dan juga berbagai kemudahan dalam menggunakan produk-produknya juga menjadi keunggulan tersendiri bagi Apple jika dibandingkan dengan competitor lainnya.

Customer Segment

Customer dari Apple biasanya adalah para Early Adopters dimana mereka memiliki kecendrungan untuk memiliki keinginan untuk berani beda, berani mengambil resiko untuk mencoba berbagai macam teknologi baru dan selalu bangga akan hal itu. Selain itu juga para Late majority consumer, dimana mereka tertarik untuk membeli karena hasil dari word of mouth para customer-customer sebelumnya. Kelompok masyarakat professional dan creators mereka juga menyukai produk Apple. Selain dikarenakan Apple mencerminkan gaya hidup yang stylish bagi para pemakainya, tetapi Apple juga menawarkan tools-tools yang bisa memberikan kemudahan mereka dalam menghasilkan karya-karyanya.

Customer Relationship

Selain web, mereka memiliki AppleID dimana dari ID ini, setiap Apple user akan mendapatkan update tentang produk-produk terbaru Apple melalui email mereka. Apple juga memiliki AppleStore (Apple Online Store) dimana user mereka bisa mengakses dan mendownload berbagai aplikasi yang bisa digunakan oleh produk-produk Apple, seperti iPhone, iPad, iTouch, iMac, dan lain sebagainya. Aplikasi yang ditawarkan AppleStore ini berbagai macam, dari games, lagu, program-program dan masih banyak lagi yang bisa anda dapatkan dari sini. AppleStore ini juga merupakan keunikan Apple yang tidak dimiliki oleh para pesaingnya, karena Apple sendiri juga sadar bahwa tidak banyak aplikasi atau program yang compatible dengan produk-produk Apple, sehingga membuat aplikasi official online store merupakan pilihan yang sangat briliant, pemasukannya pun secara langsung akan masuk ke dalam internal perusahaan.

Distribution Channel

Distribusi yang dilakukan Apple terbagi menjadi dua yaitu offline dan online. Offline dilakukan melalui official store Apple dan para retailers produk-produk Apple, kalau di Indonesia contohnya adalah Zoom dan E-store. Secara online pembelian bisa dilakukan melalu website (untuk daerah USA dan sekitarnya) dan pembelian aplikasi dan program-program yang compatible dengan Apple bisa dilakukan melalui AppleStore.

Revenue

Revenue yang mereka dapatkan biasanya didapat dari penjualan produk-produk Apple baik secara offline (sales dari retailer & Apple Official Store) maupun penjualan aplikasi dari AppleStore. Mayoritas revenue yaitu sebanyak 40% adalah hasil dari penjualan Macintosh.

Partner Network

Sebagai perusahaan teknologi, Apple sadar bahwa ia tidak mampu berdiri sendiri, maka dari itu, mereka mengajak Intel, Samsung, Foxconn, Toshiba, Seagate, NVIDIA, ATI sebagai partner perusahaan mereka.

Activity Configuration

Sebagai perusahaan besar, IT management dengan teknologi yang tinggi dan management yang tertata dengan baik sangat diperlukan bagi Apple. Tidak hanya itu, karena kekuatan Apple juga berada pada designnya, diperlukan pula team Design yang kuat dalam perusahaannya. Dan tidak lupa juga, Leader yang luar biasa visioner seperti Steve Jobs merupakan peran penting dalam perusahaan Apple. Bagian-bagian management lain seperti Marketing, Production, dan Finance sama diperlukannya untuk menjaga sustainabilitas bagi perjalanan perusahaan itu sendiri untuk kedepannya.

Cost Structure

Biaya yang diperlukan jelas untuk biaya management untuk semua tim kerjanya, biaya produksi & operasi, biaya marketing, dan biaya partnership. Biaya marketing mencakup biaya official Apple Store, advertising, grand launching, press conference, dan lain sebagainya. Biaya operasi ini termasuk biaya produksi dan pengiriman atau delivery product, baik yang langsung dari perusahaan ke customer (untuk wilayah United States dan sekitarnya) atau untuk Business to Business.

Secara general, Apple merupakan sebuah perusahaan yang menawarkan inovasi baik dari segi desain maupun teknologi yang tinggi dengan visi yang jauh kedepan, dan berhasil mencapai worldwide market, itu dibuktikan dengan berbagai penjualan dan begitu besar loyalitas customernya terhadap produk Apple.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s